Ustad Khairul Mahfuz Bertausiah pada Acara Maulid Nabi di Denpasar

KataBali.com – Denpasar.Ustad Khairul Mahfuz,  ustad yang populer dengan pesantren digitalnya, yakni pemberdayaan umat dalam era digital dengan  bijaksana dalam penggunaan internet dan utamanya media sosial terutama bagi anak dan remaja.

Karena media sosial selain sebagai wahana eksistensi diri,  sosialisasi bahkan membangun entreprenure atau kewirausahaan digital bisa dilakukan di era saat ini. Namun ada resiko atau dampak negatif yang bisa merusak moral,   degradasi akhlak dan prilaku remaja manakala salah kelola dan menempatkan media sosial bukan pada tempatnya dan bukan semestinya. Sebelum acara tausiah dimulai panitia terlebih dahulu membagikan hadiah bagi para pemenang lomba azan,  baca Al Qur’an bagi anak anak remaja masjid At Taqwa.

Dalam sambutannya Ketua RWM Purnawira H. Sukirman,  SH maupun ketua panitia Anta Kusuma,  SE  keduanya berpesan bahwa pentingnya para generasi muda perlu mengamalkan ajaran dan sunah rosul,  dalam kehidupan keseharian. Dan sudah saatnya para generasi muda ikut dalam memakmurkan masjid At Taqwa. Acara dilanjutkan persembahan rebana oleh ibu ibu muslim RWM Purnawira dan REMUS Purnawira.
Kehadiran ustad Khairul,  dalam peringatan maulid nabi Muhammad di mushola At Taqwa Purnawira ( selasa,  20/11/2018)momentum maulid nabi adalah suri teladan nabi muhammad saw perlu kita lakukan dalam keseharian qiamullail adalah petunjuk dan sunah nabi yang menjaga umatnya dalam bimbingan hidup yang damai serta selamat dunia akherat.
Keutamaan qiamullail akan menuntun jiwa dan roh umat muslim menuju jalan kebenaran dan dimudahkan dalam segalanya. Qiamullail yang lazim dilakukan adalah melaksanakan sholat tahajud di sepertiga malam,  adalah keutamaannya.
Suri teladan nabi Muhammad SAW bagi umat islam sebagai khalifah fil ardh adalah selayaknya tugas orang tua memberi nama yang baik,  memberi contoh prilaku dan sikap yang baik,  menikahkan anak dengan keturunan yang baik pula.
Akhir tausiah ustad Khairul menyebut persoalan sedekah mencegah bala atau keburukan, dan dibagian akhir mengingatkan para jamaah bahwa  sunah sunah harian perlu didawamkan oleh generasi muda,  bimbingan orang tua seyogyanya tetap istiqomah dalam mendidik anak anaknya menjadi sholeh dan sholahah,  panduan yang perlu di ingat dan diamalkan adalah 7 sunah rosul,  salah satunya adalah memakmurkan masjid yakni dengan sholat berjamaah,  tutup ustad Khairul Mahfuz. jcat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *